Sep 15

Dibulan Ramadhan ini ada ibadah yang lebih sering atau lebih banyak dilakukan yaitu Membaca Al-Quran, atau dengan kata lain tadarusan. Bismillahirahmanirahim kalimat tersebut selalu disebutkan disetiap surah terkecuali satu surah, yaitu Surah At-Taubah.
Kenapa kalimat ini selalu muncul?. Tentu ini ada maknanya.



Sebelum menjawab itu, terlebih dahulu coba kita perhatikan disekitar kita. Anggap didalam ruangan berAC, selalu tertempel tulisan kata2 “dilarang merokok!”. Kenapa kata2 tersebut ditempel? Ini dikarenakan ada kecenderungan orang2 yang ada diruangan itu terlupa untuk tidak merokok diruangan itu. Sehingga tulisan tersebut bermakna mengingatkan kepada semua orang2 yang ada diruangan itu ingat bahwasannya didalam ruangan berAC tersebut dilarang merokok.

Kenapa tidak ditempel tulisan “dilarang kencing!” karena jika ditempel, maka hal tersebut tidak akan ada maknanya. Tanpa ditempelpun orang gak akan kencing diruangan tersebut.

Bismillahirahmanirahim, Dengan menyebut Asma Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Kata2 ini selalu kita ucapkan. Baik ketika ingin makan, ketika ingin berangkat kerja, pokoknya disegala aktifitas kita. Ini bermakna untuk mengingatkan kepada kita bahwasannya segala sesuatu itu adalah daripada nikmat Allah yang Maha Pengasih Maha Penyayang.

Kita sebagai manusia kebanyakan lupa bahwasannya segala yang ada pada diri kita adalah nikmat yang diberikan oleh Allah. Kita cenderung menganggap nikmat adalah sesuatu yang datang setelahnya. Misal bernafas, ini kita anggap adalah sebagai hak daripada kita. Bahkan yang terkadang lebih kurang ajar adalah ada seorang anak yang ketika dilahirkan oleh orangtuanya berucap bahwasannya dia tidak pernah minta untuk dilahirkan. Cobalah anda bayangkan jika nikmat bernafas atau oksigen dicabut oleh Allah swt.

Terus ada lagi nih, kebanyakan manusia ketika memberi sesuatu selalu ingin mendapatkan ucapan terimakasih dari orang yang diberi. Kita marah dan berucap “Dasar gak tau terimakasih, sudah dikasih gak ngucapin terimakasih.”

Sedangkan Allah tidaklah demikian. Jika kita diberi nikmat mengucapkan syukur ataupun tidak, tidak menjadi masalah bagi Allah.

Maka dari itu, bagaimana jika kita balik. Jika kita memberi, ucapkanlah terimakasih terlebih dahulu sebelum atau boleh jadi yang kita beri tidak mengucapkan terimakasih.

Kenapa demikian?  Kebayang gak ketika kita mau memberi sesuatu, kemudian orang yang ingin kita beri menolak? dan berucap “gak ah..ane gak perlu bantuan ente! :P ”. Tentu gak enakkan…niatnya mo beramal namun ditolak :) .

Nah, disini kita berucap terimakasih karena telah mau menerima bantuan/pemberian dari kita. Hilangkan anggapan bahwa yang diberi lebih membutuhkan daripada sang pemberi.

Semoga bermanfaat.

Popularity: 6% [?]

Post a comment


Masukkan Code ini K1-5YB5C6-C
untuk berbelanja di KutuKutuBuku.com