Mar 17
Hanya sharing cerita/pengalaman, penilaian akhir dikembalikan kepada pribadi masing2.
kejadian ini dialami kakak saya yang sedang bertugas di Jakarta. awal cerita kenapa bisa sampai masuk RS. Puri Medika, hari itu Kamis 13 Maret sekitar pukul 19.00, kakak saya yg sedang menginap di Mercure Ancol mendadak demam dan sesak nafas, bersama rekan2nya segera mencari RS terdekat, berhubung semua temanya berasal dr luar Jakarta maka tanya sana sini adalah jurus terbaik, ada yg menyarankan ke mitra kemayoran dan kl gading dengan menunjukan arah jalanya yaitu lewat tol aja mas…kata orang tsb…setelah masuk tol keadaan kakak saya semakin memburuk maka diputuskan RS yang terdekat..tanpa sengaja terbacalah tulisan RS.PURI MEDIKA di sebelah kiri jalan tol..dengan cekatan langsung ambil jalur kiri dan keluar tol plumpang dan menuju RS tersebut…langsung masuk UGD dan harus rawat inap
dan “WAJIB” deposit 10 x lipat harga kamar/hari (gimana klo ga ada duit yaah…).
Setelah menjalani perawatan 3 hari 2 malam keadaan kakak saya tidak berubah, keluhan awal masih timbul..bisa dikatakan hanya infus saja yg membantu, kakak saya dan rekan2nya mengeluhkan mutu pelayanan di RS itu dan ternyata
benar, hari sabtu pagi saya datang rekan2 kakak saya menyarankan utk dipindah ke RS yang lebih bagus, oke coba minta surat rujukan saya berinisiatif begitu…setelah mengutarakan niat utk rujukan ke RS lain sang perawat menyarankan menunggu dokter dulu..ok kita tunggu tanpa kepastian waktu..setelah 2 jam sang perawat bilang klo dokter ga datang jadi surat rujukan ttd dokter jaga saja.
Oke kita setuju, nah kualitas pelayanan RS Puri Medika yg buruk mulai terlihat…ketika perawat konfirmasi ke RS rujukan via telp…datang pasien sambil nenteng infus yg sudah kosong sambil marah2, lalu saya bilang..mbak infus bpk itu diganti dulu…setelah itu saya tanya…perawat cuman 1 mbak…? si perawat menjawab iya mas, yg lain lagi kondangan anaknya yg punya RS menikah…hmmm……setelah mengurus proses pindah RS sang perawat bilang mas ini harus pakai ambulans
administrasinya saya siapkan dan nanti saya panggil klo sudah siap semuanya, ok saya sanggupi..acara menunggu pun dimulai..hampir 1 jam belum ada berita, sambil nunggu kita membereskan barang lalu dibawah ke mobil dan dalam
perjalan akan turun kita bertemu dgn perawatnya..lalu perawat bilang..ambulans sudah siap tapi sopirnya tidak ada..HAH….kemana mbak sopirnya…semua sopirnya ikut kondangan juga..WAAKS…mulai rekan2 kakak saya marah2 dgn logat surabaya…saya juga bilang..bisa dilaporkan ke media massa nih….setelah emosi reda saya minta tagihanya….maaf mas kasirnya juga ikut kondangan…jawab perawatnya….gila nih…ternyata hampir semua karyawan datang ke kondangan…sekalian ajah pasienya diajak mbak….celetuk yg lain saking dongkolnya.
Popularity: 10% [?]
last comments