Sistem bilangan adalah sekumpulan aturan dan simbol yang digunakan dalam perhitungan dan dalam menjalankan aritmatika. Sebuah sistem bilangan yang disebut sistem Hindu-Arab atau desimal, telah diterima secara luas. Kia semua terbiasa dengan simbol Hindu-Arab :
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Seringkali para teoritis mengatakan sistem desimal dari bilangan berasal dari praktek menghitung dengan jari dan jika kita memiliki enam jari dan bukannya 10, maka sistem bilangan kita akan menjadi sistem enam simbol.
Menghitung adalh penggunaan dasar bilangan, dan penjumlahan adalah bentuk paling sederhana dari hitungan. Sistem skor, dimana kita semua kadang memilih, terdiri dari gambar garis vertikal yang berhubungan dengan setiap elemen yang dihitung. Kit meghaluskan sistem hitungan saat membuat kelompok-kelompok yang terdiri dari lima elemen dengan menggambar sebuah garis diagonal untuk setiap lima unit yang kita hitung. Sistem skor tidak memerlukan simbol numerik. Kita bisa saja menghasilkan bilangan Romawi dari sistem skor, karena kita bisa mendeteksi tanda vertikal dan diagonal yang digunakan dalam penjumlahan pada sejumlah bilangan Romawi. Keterbatasan sistem sistem bilanagn Romawi adalah ketidakpastian dalam nilai temapat digit, tidak adanya simbol untuk nol, dan kenyataan bahwa beberapa digit memerlukan lebih dari satu simbol. Keterbatasan ini memperumit aturan penghitungan dan aritmatika saat kita menggunakan bilangan Romawi.
Sistem bilangan Hindu-Arab menggunakan skema penghitungan di mana posisi kolom setiap digit menentukan nilai digit tersebut, sebagai berikut :
4 5 8 9
| | | |_________ unit satuan
| | |___________ unit puluhan
| |_____________ unit ratusan
|______________ unit ribuan
Kita memperoleh nilai total dengan menambah bobot setiap unit.

Bilangan Binari
Komputer yang dibuat di Amerika Serikat selama awal 1940-an menggunakan bilangan desimal untuk menyimpan data yang diapakai dalam operasi aritmatika. Pada tahun 1946, John Von Neumann menemukan bahwa mesin penghitung lebih mudah dibuat dan berjalan lebih konstan jika sirkuit elektronik didasarkan pada dua status, biasanya diberi label ON dan OFF, yang dapat diwakili oleh digit 1 dan 0. Binary system adalah sistem bilngan yang terdiri dari dua digit saja. Dengan bilangan binari, kedua status sel elektronik menyatakan digit 0 dan 1.
Sistem bilangan binari adalah kumpulan simbol paling sederhana yang bisa kita gunakan untuk menghitung dan menggunakan posisi aritmatika. Dibawah ini memperlihatkan hubungan antargroup-group empat sel elektronik dan beragam sistem bilangan.

Jika kita menganggap setiap sel sebagai sebuah minitatur bola lampu, kita bisa menggunakan bilangan binari 1 untuk menyatakan status sel yang dialiri (bola lampu ON), dan bilangan binari 0 untuk menyatakan status sel yang dimatikan (bola lampu OFF). Dalam pengertian ini, kita bisa mengatakan bahwa sebuah bit di-set apabila nilai binarinya adalah 1, dan sebuah bit direset, atau dihapus, jika nilai binarinya adalah 0.
Bilangan Heksadesimal
Kolom disebelah kanan bilangan binari diatas berisi bilangan heksadeimal, atau hex. Group-group empat sel elektronik ini adalah blok bangun pada sistem komputer. Dalam sebagian besar komputer modern, sel-sel memori, register, dan path data dirancang dalam multi bilangan binari empat digit. Pada gambar diatas. terlihat bahwa kita bisa mengkodekan semua kombinasi yang memungkinkan dari bilangan binari empat digit dalam sebuah digit heksadesimal tunggal.
Popularity: 6% [?]
last comments